Sudah Ada Corona Sejak Tahun 1957

Jagoankita.com – Mahkota adalah arti dari Corona yang berarti juga Crown. Tak mengherankan bila lambang dari mobil keluaran Toyota ini berupa mahkota di atas huruf ‘C’nya.

Menurut berbagai sumber, Toyota Corona adalah salah satu mobil yang pertama kali di ekspor oleh produsen mobil asal Jepang itu. Mobil ini kemudian ditemani oleh sepupunya yang lebih kecil, Corolla yang menyusul keluar dari Jepang.

Toyota Corona tadinya hanya dijual di showroom Toyota yang lebih kecil bernama Toyopet. Sementara mobil yang jauh lebih besar seperti Toyota Crown tersedia di showroom-showroom Toyota. Nama Corona dipakai hanya untuk Asia, sementara untuk pasar Eropa dikenal dengan nama Carina. Merebaknya Corona di berbagai belahan dunia, seolah mengembalikan kembali ingatan penggemar otomotif pada sedan yang satu ini.

  • Crown dan Master
Diambil dari Crown dan Master. (Foto: cartechnic)

Generasi pertama Toyota Corona (T10) diperkenalkan pada tahun 1957. Mobil ini merupakan penggabungan antara Toyota Crown yang sudah dikenal terlebih dahulu dan Master yang tidak jadi dibuat. Suku cadang mesinnya diambil dari mesin Crown, sementara body panelnya diambil dari Master. Mobil dengan 3 percepatan manual ini mengalami perubahan desain di tahun 1958 dengan facelift, tambahan ornamen pada kap mesinnya dan handle pintunya. Pada bagian belakang lampunya mengambil dari Ford tahun 1949.

  • Tiara
Toyopet Corona 1964. (Foto: global.toyota)

Masuk ke pasar Amerika, Toyota Motor Company kemudian menyandingkan Corona dengan Land Cruiser. Corona generasi kedua (T20) yang dinamakan Tiara di pasar Amerika memiliki tampilan seperti Ford Thunderbird (1955-1957). Tahun 1964 Tiara mendapatkan mesin yang sama dengan Crown, 1500 cc. Pada Crown mesin ini terasa sangat tidak menunjukan performa yang bagus. Namun karena Tiara lebih ringan, mesin yang disebut seri R itu tak menemukan kendala apapun. Toyota kemudian menyasar mobil ini pada perempuan dan ternyata menjadi mobil yang penjualannya lebih baik ketimbang Crown di Amerika, Tiara terjual 318 unit.

Pada tahun berikutnya Tiara kemudian berganti dengan nama aslinya Corona lewat serangkaian desain anyar. Corona kemudian hadir di tahun 1964 dengan beberapa varian, seperti sedan, dua pintu hardtop, van tiga pintu, station wagon lima pintu, coupe dua pintu dan hatchback lima pintu. Toyoya juga merekrut desainer mobil asal Italia, Battista Farina yang membuat dua sedan konsep, Corona 15000S Convertible dan Corona 1900S Spoty.

  • Corona Mark II
Corona Mark II 1968. (Foto: autodrive.info)

Tahun 1968 Toyota kemudian merilis Corona Mark II yang dimensinya lebih besar ketimbang Corona generasi sebelumnya. Ada beberapa kemiripan fitur dari Mark II dengan Crown. Pada tahun 1972, Mark II memisahkan diri dari Corona reguler, meskipun masih menggunakan nama Corona di depannya.

  • Corona di Indonesia
Corona 2000 tahun 1979. (Foto: Pinterest)

Di Indonesia nama Toyota Corona sangat populer seperti sepupunya Corolla. Indonesia membangun Toyota Corona generasi keenam (T130) sejak tahun 1979. Tahun itu Corona di Indonesia diikuti dengan angka 2000 di belakangnya kemudian di tahun 1981 menjadi 1800. Ini mengacu pada kapasitas mesinnya yang dirilis oleh Toyota pada saat itu, yakni 1.6L, 1.8L, 1.9L dan 2.0L. Produksi mobil generasi keenam ini kemudian digantikan dengan seri X60 Toyota Mark II. Corona kemudian kembali lagi dengan generasi ketujuh seri T150, Corona FF. Mobil ini memiliki kemiripan dengan Camry hanya saja lebih pendek. (JJ)

jojo

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *